Minimalisir Pelanggaran dan Kecelakaan saat Berkendara, Detasemen PM Kogartap III Surabaya, Gelar Operasi Gaktibplin di Tol Suramadu

Rabu, 29 Juni 2022 10:26:13 - Oleh : Kogartap III Surabaya - Dibaca : 576

Minimalisir Pelanggaran dan Kecelakaan saat Berkendara, Detasemen PM Kogartap III Surabaya, Gelar Operasi Gaktibplin di Tol Suramadu

Detasemen Polisi Militer Kogartap III/Surabaya mengelar operasi Gaktip, hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan penegakan dan ketertiban (Gaktib) disiplin prajurit dalam mengendarai kendaraan bermotor, Operasi penegakan tata tertib dan disiplin (Gaktib) kali ini dilaksanakan di Suramadu Surabaya. Selasa (28/06/2022).

Kegiatan yang bersandikan “Waspada Wira Kapak” yang dilaksanakan setiap Triwulan ini diharapakan dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran ataupun kecelakaan selama berkendara khususnya di luar Ksatrian. Selain itu, agar setiap pengendara roda dua dan empat melengkapi surat-surat kendaraan bermotor meliputi Surat ijin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan surat ijin keluar bagi anggota TNI.  Kegiatan operasi Gaktip Waspada Wira Kapak dipimpin langsung Wadanden Pom Mayor Laut (PM) Aan Hendrawan, S.H.  dengan melibatkan 22 anggota Denpom Kogartap III/Sby.

Operasi Penegakkan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) ini merupakan operasi rutin yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menegakkan ketertiban dan disiplin baik itu Personel militer serta Pegawai Negeri Sipil  (PNS) TNI. Diharapkan seluruh personel bisa pahami tentang aturan disiplin dan taat hukum, yang pada akhirnya dapat menekan angka pelanggaran bagi personel. Dari hasil Ops Gaktip yang dilaksanakan ditemukan 3 (tiga) pelanggaran tata tertib yang dilakukan anggota TNI, yakni keluar kesatrian di jam Dinas tanpa dilengkapi dengan surat  ijin keluar markas atau kesatrian.

 “Aturannya bahwa setiap prajurit yang keluar dari kesatrian dalam jam dinas mereka wajib melengkapi surat-surat mulai dari surat ijin keluar kesatrian, SIM, KTA serta surat tanda nomor kendaraan (STNK)”. Ini harus dipatuhi dan siapapun yang melanggar akan dikenakan sanksi disiplin.