LINTAS SEJARAH PUSBINTAL TNI

Rabu, 7 Februari 2018 12:34:42 - Oleh : Pusbintal TNI - Dibaca : 636

LINTAS SEJARAH PUSBINTAL TNI

LINTASAN SEJARAH LAHIRNYA PUSAT PEMBINAAN MENTAL TNI

 

 

 

 

A.      Perkembangan Organisasi Periode 1966 s.d. 1970

1.         Berdasarkan Surat Keputusan Men/Pangab Nomor Kep-319/4 Tahun 1966 tanggal 19 April 1966, dibentuk Lembaga Pembinaan Mental dan Tradisi TNI-AD disingkat Lembinmentra TNI-AD, dikepalai oleh Mayor Jenderal TNI Dr. Sudjono yang berkedudukan di Jl. Merdeka Barat No.11 Jakarta.

2.         Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 132 Tahun 1967 tanggal 24 Agustus 1967, tentang perubahan Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Bidang Pertahanan Keamanan, salah satunya dibentuk Komando-komando/Lembaga-lembaga Pelaksanaan/Pembinaan Utama Hankam/ABRI dan Badan-badan/Instansi-instansi antara lain Pusat Pemeliharaan Rochani ABRI, disingkat Pusroch ABRI.

3.         Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 1969 tanggal 4 Oktober 1969, tentang Penyempurnaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 132 Tahun 1967 penyebutan Komando-komando/Lembaga-lembaga Pelaksanaan/Pembinaan Utama Hankam/ABRI dan Badan-badan/Instansi-instansi Pusat ABRI diganti menjadi Badan Pelaksana Pusat dan penyebutan Pusat Pemeliharaan Rochani ABRI, disingkat Pusroch ABRI, diganti menjadi Pusat Pembinaan Mental ABRI yang berkedudukan tetap di Jl. Merdeka Barat No. 11 Jakarta.

4.         Berdasarkan Surat Keputusan Menhankam/Pangab Nomor Kep/E/30/I/1970 tanggal 26 Januari 1970, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di lingkungan Departemen Pertahanan Keamanan, ditetapkan Mayor Jenderal TNI  Dr. Sudjono dari jabatan lama sebagai Kalembinmentra TNI-AD selanjutnya diangkat sebagai Kapusbintal ABRI terhitung mulai tanggal 26 Januari 1970. Dengan terbentuknya Pusbintal ABRI, dan sebagai Kapusbintal ABRI pertama Mayor Jenderal TNI Dr. Sudjono di atas, maka fungsi dan personel Lembinmentra TNI-AD dialihkan ke Pusbintal ABRI yang berkedudukan tetap di Jl. Merdeka Barat No.11 Jakarta.

B.       Perkembangan Organisasi Periode 1974 s.d. 2005

1.         Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1974 tanggal 18 Februari 1974 tentang Penyempurnaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 1969, penyebutan Badan Pelaksana Pusat diganti menjadi Pelaksana Pusat Lakpus dan Pusbintal ABRI diganti menjadi Lembaga Pembinaan Mental ABRI disingkat LEMBINMENTAL ABRI. Lingkup tugas Lembinmental ABRI menyelenggarakan pendidikan di bidang pembinaan mental yang meliputi Pembinaan Rohani (Binroh), Santiaji dan Santikarma (Ajikarma) dan Pembinaan Tradisi ABRI.

2.         Perkembangan selanjutnya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1983 tentang Pokok-pokok dan Susunan Organisasi ABRI, Pusbintal ABRI mengalami perubahan organisasi dengan diterbitkannya Surat Keputusan Panglima ABRI Nomor Kep/01/P/1984 tanggal 20 Januari 1984 tentang Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Badan Pelaksana Pusat Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Balakpus ABRI). Dengan adanya perubahan struktur organisasi Pusbintal ABRI, terdapat juga perubahan lingkup tugas Pusbintal, dengan dihapuskannya jabatan Wakapusbintal ABRI dan perubahan lainnya yang meliputi Pembinaan Mental Rohani, Pembinaan Mental Ideologi dan Pembinaan Mental Tradisi dan Kejuangan.

3.         Pada akhir tahun 1988 kedudukan Pusbintal ABRI pindah dari Jl. Merdeka Barat No.11 Jakarta Pusat ke kantor yang baru Mabes ABRI Cilangkap Jakarta Timur. Pemindahan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Dandenma Mabes ABRI Nomor R/Speng.183/IX/88/Den tanggal 15 September 1988 tentang Rencana Operasi Boyong pengamanan pemindahan perkantoran Mabes ABRI ke Cilangkap Jakarta Timur. Pemindahan kantor Pusbintal ABRI secara fisik dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 1988.

4.         Bersamaan dengan terjadinya perubahan kondisi politik di Indonesia dari era Orde Baru ke era Reformasi, maka sejak tanggal 1 April 1999 ABRI berubah namanya menjadi TNI. Hal ini dikuatkan dengan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor VI/MPR/2000 tentang Pemisahan Tentara Nasional Indonesia dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor VII/MPR/2000 tentang peran Tentara Nasional Indonesia dan Peran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sehubungan dengan ketetapan tersebut, Pusbintal ABRI sebagai Balakpus ABRI berubah nama menjadi Pusbintal TNI dan mengalami validasi organisasi jabatan Staf Ahli.

5.         Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/14/X/2001 tanggal 26 Oktober 2001 tentang Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Pusbintal TNI, maka Pusbintal TNI mengalami validasi organisasi. Hal yang menonjol dengan keluarnya Keputusan Panglima TNI tersebut adalah penggabungan Bintal Ideologi dengan Bintal Trajuang menjadi Bagbintalid Trajuang.

6.         Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1/I/2005 tanggal 5 Januari 2005 tentang Pengesahan Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Pusat Pembinaan Mental TNI, Bagbintalid Trajuang dipisah kembali menjadi Bagbintalid dan Bagbintaltrajuang. Dengan Keputusan Panglima TNI tersebut, Pusbintal TNI melaksanakan tugas dan kewajiban dengan 4 komponen Bintal yakni komponen Bintalroh, Bintalid, Bintaltrajuang dan Bintalpsi. Eksistensi 4 komponen tersebut dituangkan dalam Peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/1/I/2008 tanggal 3 Januari 2008 tentang Petunjuk Induk Pembinaan Mental TNI Pinaka Baladika.

C.  C.      Perkembangan Organisasi Periode 2005 s.d. Sekarang.

1.         Sesuai perkembangan organisasi di lingkungan TNI telah menimbulkan perubahan dan tuntutan tugas yang semakin kompleks sehingga berdampak pada munculnya pemikiran untuk menata kembali organisasi yang telah ada. Hal ini dimaksudkan guna mengantisipasi tugas mendatang yang bernilai strategis, agar tetap tegaknya kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

2.         Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1677/X/2009 tanggal 16 Oktober 2009 tentang Pengesahan Hari Jadi, Sesanti dan Lambang (Pusara) Pusat Pembinaan Mental Tentara Nasional Indonesia. Hari jadi Pusbintal TNI ditetapkan pada tanggal 26 Januari 1970. Dengan Hari Jadi dan Lambang Kesatuan (Sesanti dan Pusara), memiliki peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bagi suatu kesatuan/organisasi, karena satuan tersebut akan memiliki landasan yang kuat dalam melaksanakan tugas pokoknya.

D.      Pimpinan Pusbintal TNI sejak Tahun 1966 s.d. Sekarang.

1.    Tahun 1966 – 1970  : Mayor Jenderal TNI Dr. Sudjono.

2.    Tahun 1970 – 1974  : Mayor Jenderal TNI Drs. Oemar Said.

3.    Tahun 1974 – 1977  : Mayor Jenderal TNI Soedarsono Mertoprawiro.

4.    Tahun 1977 – 1980  : Mayor Jenderal TNI Soemitro Kartosoedjono.

5.    Tahun  1980 – 1982  : Brigadir Jenderal TNI M. Soegeng Widjaya.

6.    Tahun 1982 – 1987  : Laksamana Pertama TNI Prof. Dr. dr. H.  Tarmizi Taher, dengan pangkat terakhir Laksamana Madya    TNI.

7.    Tahun 1987 – 1990   : Brigadir Jenderal TNI N. Noerdin.

8.    Tahun 1990 – 1993   : Brigadir Jenderal TNI Oetomo. S dengan   pangkat  terakhir Mayor Jenderal TNI.

9.    Tahun 1993 – 1997   : Brigadir Jenderal TNI Abdullah Hadi dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI.

10. Tahun 1997 – 1998    : Brigadir Jenderal TNI H. Sudiyono. PS dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI.

11. Tahun 1998 – 2002     : Brigadir Jenderal TNI Mismar Anas

12. Tahun 2002 – 2005     : Brigadir Jenderal TNI Drs. H. Machfud HW., S.H., M.H.

13. Tahun 2005 – 2008     : Brigadir Jenderal TNI Drs. Mulyono.

14. Tahun 2008 – 2010     : Brigadir Jenderal TNI Imam Suparnadi, S.E.,S.T.

15.  Tahun 2010 – Bulan Juli – Oktober 2010 : Brigadir Jenderal TNI Drs. Aziz Ahmadi,  M. Sc.          

16.  Januari 2011 - 2012    : Brigadir Jenderal TNI Drs. Ma’sum Amin, M.Pd.

17.   Desember  2012 –2014 : Brigadir Jenderal TNI Djati Ponco Oesodo, S.Sos.

18.  28 Februari 2014 – 1 September 2014 : Laksamana Pertama TNI  Dr.  Asep  Saepuddin,  S.Ag.,  S.H., M.H.

19.  1 September 2014 – 1 April 2015         : Laksamana Pertama TNI Muchammad  Richad,  S.H. 

20.  1 April 2015 – 21 Desember 2016        : Laksamana Pertama TNI Ir. Daradjat Hidajat,  M.A.P.

21.  21 Desember 2016 – sekarang Laksamana Pertama TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P.

                                                      

 

 

 

Download :