PELAKSANAAN FACTORY ACCEPTANCE TEST ALKOM KOPASSUS

Kamis, 1 Maret 2018 11:06:10 - Oleh : Skomlek TNI - Dibaca : 611

PELAKSANAAN FACTORY ACCEPTANCE TEST ALKOM KOPASSUS

 PELAKSANAAN FACTORY ACCEPTANCE TEST

DALAM RANGKA PENGADAAN TACTICAL WIRELESS COFDM AUDIO VIDEO SURVEILLANCE AND TACTICAL MONITORING SYSTEM UNTUK KOPASSUS TA 2018

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. . Umum.
    • Dalam rangka pemenuhan perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance and tactical monitoring system untuk Kopassus yang sesuai dengan Operational Requirement (Opsreq) dan Spesifikasi Teknik (Spektek) yang telah ditetapkan dalam dokumen Kontrak, salah satunya harus dilaksanakan kegiatan Factory Acceptance Test (FAT);
    • kegiatan FAT di lokasi Secure Information Management (SIM) Singapura telah dilaksanakan mulai tanggal 17 s.d 23 Januari 2018 dengan melibatkan personel dari Skomlek TNI, Satkomlek TNI dan Densandha Kopassus telah mendalami kondisi teknis perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance and tactical monitoring system untuk dapat digunakan sesuai kebutuhan tugas Densandha di lapangan; dan
    • perlu disusun laporan kegiatan FAT pengadaan tactical wireless COFDM audio video surveillance and tactical monitoring system untuk Kopassus sebagai bentuk pertanggung jawaban dan bahan masukan kepada Pimpinan dalam menentukan kebijakan selanjutnya.

 

  1. Maksud dan Tujuan
    • . Untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan kegiatan FAT di work shop Secure Information Management (SIM) dalam rangka pengadaan tactical wireless cofdm audio video surveillance and tactical monitoring system untuk Kopassus.

3.Tujuan.   sebagai bentuk pertanggung jawaban dan bahan masukan kepada Pimpinan dalam menentukan kebijakan selanjutnya.

 

BAB II

KEGIATAN

  1. Konsep kegiatan.
    • Tujuan FAT. Untuk memastikan kondisi teknis perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance and tactical monitoring system berfungsi sesuai kebutuhan taktis satuan Kopassus sebelum dilaksanakan pengiriman ke Indonesia.
    • Sasaran kegiatan.
      1. diketahuinya kondisi perangkat tactical monitoring systems berfungsi dengan baik;
      2. diketahuinya kondisi perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance berfungsi dengan baik; dan
      3. diketahuinya kondisi perangkat RFID clonning dan printer 3D berfungsi dengan baik.
    • Pokok-pokok kegiatan.
      1. memeriksa dan menguji secara teknis seluruh perangkat tactical monitoring systems;
      2. memeriksa dan menguji secara teknis seluruh perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance; dan
      3. memeriksa dan menguji secara teknis perangkat RFID clonning dan printer 3D.
    • .   Mulai tanggal 17 s.d 23 Januari 2018.
    • Secure Information Management (SIM) di Singapura.
    • .
      1. Letkol Chb Hadi Pranata, Kadiskom Skomlek TNI;
      2. Letkol Chb Undang Sudrajat, Pabandya 1/Renkom Paban II/Kom Skomlek TNI; dan
      3. Kapten Inf Febrin, Ws. Kasiops Group 3 Kopassus.
  2. Pelaksanaan Kegiatan.
    • Tanggal 17 Januari 2018 pukul 20.30 WIB Tim berangkat dari Indonesia menuju Singapura.

·         Tanggal 18 Januari 2018.

1.    aparan penjelasan rencana kegiatan dan dokumentasi sistem pemeriksaan serta peninjauan fasilitas dan instalasi peralatan siap uji FAT.

2.    Pemeriksaan dan pengujian perangkat tactical monitoring systems bagian portable monitoring, terdiri dari.

  •  
    1.  
      • 4 set COFDM mini transmiter 250 W;
      • 4 set COFDM tactical OLED receiver;
      • 1 set integrated mini command centre;
      • 4 set covert camera B/W;
      • 4 set covert camera colour; dan
      • 4 set IR movement detector.

·         Tanggal 19 Januari 2018 Pemeriksaan dan pengujian perangkat tactical monitoring systems bagian tactical surveillance kit, terdiri dari;

1.    1 set COFDM nano transmiter 100 W;

2.    1 set COFDM mini transmiter 250 W;

3.    1 set COFDM tranmiter 1.000 MW;

4.    3 set COFDM tactical OLED receiver;

5.    3 set covert camera B/W; dan

6.    3 set covert camera colour;

·            Tanggal 20 dan 21 Januari 2018. Istirahat disebabkan libur kerja perusahaan.

§  Tanggal 22 Januari 2018 Pemeriksaan dan pengujian perangkat RFID clonning dan printer 3D.

 

 

BAB III

HASIL YANG DICAPAI

 

  1. Jumlah Material. Hasil pemeriksaan yang dilakukan secara visual terhadap perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance and tactical monitoring system yaitu dengan cara menghitung dan memeriksa kelengkapan yang terdiri dari;
    • 1 set perangkat tactical monitoring systems dalam kondisi baru dan lengkap dengan sarana dan prasarana pendukungnya;
    • 1 set perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance dalam kondisi baru dan lengkap dengan sarana dan prasarana pendukungnya; dan

o   1 set printer 3D dalam kondisi baru dan lengkap dengan sarana dan prasarana pendukungnya.

2.   Beberapa catatan penting.

  1.  
    • Perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance and tactical monitoring system ini berbasis digital sehingga dalam pengoperasiannya memerlukan personel yang menguasai dan mair di bidang komputer oleh karenanya diperlukan pelatihan secara intensif.
    • Pelaksanaan uji teknis perangkat kurang optimal disebabkan tidak didukung oleh ketersediaan alat ukur yang dibutuhkan berupa watt meter Frequency Counter yang diperlukan untuk mengetahui daya pancar dan frekuensi yang digunakan.
    • Pelaksanaan uji lapangan kurang optimal disebabkan lokasi pengujian berada dalam bangunan work shop yang menyatu dengan perkantoran dari instansi/perusahaan lain sehingga mengundang kecurigaan dari beberapa pihak lain yang keberatan dengan kegiatan uji lapangan yang dilaksanakan oleh Tim.

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

  1. Kesimpulan
    • Secara umum pelaksanaan kegiatan FAT dalam rangka pengadaan perangkat tactical wireless COFDM audio video surveillance and tactical monitoring system untuk Kopassus telah dilaksanakan mulai tanggal 17 s.d 23 Januari 2018 dengan baik dan lancar;
    • Kondisi perangkat baik jumlah/kuantitas dan mutu/kualitas dalam kondisi lengkap dan berfungsi sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam materi kontrak.

2. Saran.    Dalam rangka proses transfer of technologi (TOT)/pelatihan, dapatnya diikuti oleh personel Kopassus yang sudah menguasai dan mahir di bidang computer