UPACARA PEMBUKAAN LATIHAN GABUNGAN TNI TA 2019

Senin, 26 Agustus 2019 11:16:50 - Oleh : Sesko TNI - Dibaca : 193

UPACARA PEMBUKAAN LATIHAN GABUNGAN TNI TA 2019

Humaskol Sesko TNI.    Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc selaku Inspektur Upacara pada upacara pembukaan Latihan Gabungan TNI TA 2019 bertempat di lapangan upacara Jenderal Sudirman Sesko TNI dengan jumlah peserta upacara 469 orang,  Bandung, Senin (26/8/2019).

Dalam sambutannya Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc membacakan sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.,  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan Sesko TNI  dan semua pihak yang telah menyiapkan pelaksanaan Latihan Gabungan TNI TA 2019. Saya berharap, pelaksanaan latihan ini dapat berjalan lancar dan aman, serta dapat mencapai tujuan latihan yang telah direncanakan.

Adapun tema yang dikedepankan pada latihan yaitu “Komando Gabungan (Kogab) TNI melaksanakan Kampanye Militer di Mandala Operasi, dalam rangka Menegakkan Kedaulatan dan Keutuhan Wilayah, Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Hal ini mengingat latihan gabungan merupakan latihan yang dilaksanakan untuk menguji kesiapsiagaan TNI untuk melaksanakan kampanye militer dalam rangka menghadapi kemungkinan kontijensi yang diperkirakan akan terjadi.

Dengan demikian pada latihan ini interoperabilitas antara Angkatan menjadi hal yang sangat strategis. Selain itu seluruh satuan dan alutsista yang digunakan harus teruji dihadapkan dengan medan yang sebenarnya.  Demikian pula dengan doktrin, prosedur dan organisasi TNI.

Oleh karenanya seluruh satuan dan personel yang terlibat harus mampu melaksanakan seluruh materi yang dikembangkan, mulai dari tahap  perencanaan dalam pelaksanaan geladi posko sampai dengan geladi lapangan.

Karena tingginya tuntutan interoperabilitas, saya yakin akan banyak hal baru dan menarik yang ditemukan saat pelaksanan di lapangan nantinya. Saya berharap seluruh temuan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi kita semua untuk meningkatkan kemampuan TNI, khususnya dalam hal interoperabilitas di masa mendatang. Catat secara rinci agar menjadi masukan yang membangun bagi TNI.

Sebelum mengakhiri amanatnya, beliau memberikan beberapa penekanan, diantaranya :

 

Kepada Penyelenggara,

  1. Laksanakan kegiatan latihan, sesuai perencanaan yang telah dibuat dan dipaparkan.
  2. Saat latihan puncak nanti yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI, tunjukkan kemampuan alutsista TNI secara baik dan menarik.
  3. Perhatikan betul detail pelaksanaan, termasuk dalam hal pengamanan personel dan alutsista yang digunakan. Sebagai contoh adalah evakuasi medis. Evakuasi medis memang dilatihkan tetapi jangan hanya sekedar menjadi formalitas, melainkan benar-benar dapat diselenggarakan dengan baik bila dibutuhkan.

 

Kepada pelaku,

  1. Ikuti jalannya latihan dengan baik agar dapat diketahui dan diukur kemampuan maksimal yang selama ini telah dimiliki.
  2. Laksanakan seluruh taktik, teknik, dan prosedur sesuai doktrin yang ada sehingga diperoleh umpan balik bagi penyempurnaan seluruh doktrin yang dimiliki oleh TNI.
  3. Perhatikan selalu faktor keamanan, termasuk dalam penggunaan alutsista. Keteledoran dan abai terhadap prosedur akan mengganggu pelaksanaan latihan, yang pada akhirnya mengganggu pelaksanaan tugas pokok.
Download : FOTO 2.JPG
Download : FOTO 3.JPG
Download : FOTO 4.JPG
Download : FOTO 5.JPG
Download : FOTO 6.JPG